Kau hancurkan segala keinginanku akan dirimu
Kau membuat ku terkubur mati dalam kesedihan
Ku tak sanggup musnahkan rasa yang tertuju padamu
Monday, July 27, 2009
Wednesday, July 08, 2009
anugerah terindah adalah cinta
Rasa cinta kepada seseorang adalah anugerah paling indah daripada pencipta makhluk seluruh isi alam ini.
Pernahkah anda merasakan terlalu menyintai seseorang sehingga terasa indahnya kehidupan ini?
Dalam percintaan, tiada sempadan untuk menikmati perasaan itu. Baik cinta terhadap keluarga, terhadap kekasih atau Allah, ia pasti menuntut pengorbanan.
Barangkali ada insan yang tidak pernah jatuh cinta dan tidak menikmati nikmat indah di sebalik sebuah kata cinta?
Bagi yang tidak faham apa makna cinta, berikut persoalan dan kenyataan yang mampu menjawab segalanya.
# Andai kata cinta itu sebuah pengorbanan, mengapa pengorbanan itu bukan noktah sebuah cinta? Andai kata derita itu harga sebuah cinta, mengapa cinta itu semakin sukar dimiliki? Cinta seumpama kota kristal indah di penglihatan tetapi derita di perasaan.
# Ada orang pada mulanya malu untuk jatuh cinta tetapi apabila perasaan menjadi rindu padanya, tiba-tiba perasaan malu itu menjadi hilang dengan sendirinya dan terpaksa menerima kenyataan yang sebenarnya bahawa anda telah jatuh cinta.
# Gerak geri memberi pengertian kepada perasaan yang tidak terucap oleh kata-kata.
# Cinta yang disemadikan tidak mungkin layu selagi adanya imbas kembali. Hati yang remuk kembali kukuh selagi ketenangan dikecapi. Jiwa yang pasrah bertukar haluan selagi esok masih ada. Parut yang lama pasti sembuh selagi iman terselit di dada.
# Cinta yang datang umpama pelangi ceria dengan tujuh warna memukau saat bayu berlagu riang, ketika itulah cintanya hadir. Apabila mata terlihat seseorang yang bakal mewarnai hidupnya.
# Cinta bukan paksaan. Ia lahir daripada dua perasaan, kehadirannya tidak diundang, perginya tiada yang merelakan kerana ia terlalu sukar untuk dimengertikan.
# Persahabatan biasanya berakhir dengan percintaan tetapi percintaan tidak pernah berakhir dengan persahabatan.
# Cinta bukan mengajar kita lemah tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar menghinakan diri tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat tetapi membangkitkan semangat.
# Apakah cinta itu? Cuba katakan... Tidak lain dan tidak bukan ialah dua jiwa dalam satu fikiran dan dua hati dalam satu debaran.
# Cetusan cinta pertama adalah suatu getaran yang sangat menggoncangkan jiwa.
# Kadangkala kita menyedari betapa dalamnya kita menyintai seseorang, pada saat kita sedang kehilangannya. Kadang kala kita menyedari betapa perlunya cinta seseorang pada saat kita amat memerlukannya.
# Cinta yang lahir daripada pandang pertama adalah cinta suci manakala perasaan cinta yang lahir daripada kemesraan persahabatan adalah cinta sejati. Namun, sukar membezakan yang mana lebih abadi, cinta suci atau cinta sejati.
Pernahkah anda merasakan terlalu menyintai seseorang sehingga terasa indahnya kehidupan ini?
Dalam percintaan, tiada sempadan untuk menikmati perasaan itu. Baik cinta terhadap keluarga, terhadap kekasih atau Allah, ia pasti menuntut pengorbanan.
Barangkali ada insan yang tidak pernah jatuh cinta dan tidak menikmati nikmat indah di sebalik sebuah kata cinta?
Bagi yang tidak faham apa makna cinta, berikut persoalan dan kenyataan yang mampu menjawab segalanya.
# Andai kata cinta itu sebuah pengorbanan, mengapa pengorbanan itu bukan noktah sebuah cinta? Andai kata derita itu harga sebuah cinta, mengapa cinta itu semakin sukar dimiliki? Cinta seumpama kota kristal indah di penglihatan tetapi derita di perasaan.
# Ada orang pada mulanya malu untuk jatuh cinta tetapi apabila perasaan menjadi rindu padanya, tiba-tiba perasaan malu itu menjadi hilang dengan sendirinya dan terpaksa menerima kenyataan yang sebenarnya bahawa anda telah jatuh cinta.
# Gerak geri memberi pengertian kepada perasaan yang tidak terucap oleh kata-kata.
# Cinta yang disemadikan tidak mungkin layu selagi adanya imbas kembali. Hati yang remuk kembali kukuh selagi ketenangan dikecapi. Jiwa yang pasrah bertukar haluan selagi esok masih ada. Parut yang lama pasti sembuh selagi iman terselit di dada.
# Cinta yang datang umpama pelangi ceria dengan tujuh warna memukau saat bayu berlagu riang, ketika itulah cintanya hadir. Apabila mata terlihat seseorang yang bakal mewarnai hidupnya.
# Cinta bukan paksaan. Ia lahir daripada dua perasaan, kehadirannya tidak diundang, perginya tiada yang merelakan kerana ia terlalu sukar untuk dimengertikan.
# Persahabatan biasanya berakhir dengan percintaan tetapi percintaan tidak pernah berakhir dengan persahabatan.
# Cinta bukan mengajar kita lemah tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar menghinakan diri tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat tetapi membangkitkan semangat.
# Apakah cinta itu? Cuba katakan... Tidak lain dan tidak bukan ialah dua jiwa dalam satu fikiran dan dua hati dalam satu debaran.
# Cetusan cinta pertama adalah suatu getaran yang sangat menggoncangkan jiwa.
# Kadangkala kita menyedari betapa dalamnya kita menyintai seseorang, pada saat kita sedang kehilangannya. Kadang kala kita menyedari betapa perlunya cinta seseorang pada saat kita amat memerlukannya.
# Cinta yang lahir daripada pandang pertama adalah cinta suci manakala perasaan cinta yang lahir daripada kemesraan persahabatan adalah cinta sejati. Namun, sukar membezakan yang mana lebih abadi, cinta suci atau cinta sejati.
cinta itu menakjubkan,,,,,,
senandung cinta
kalau bulan lesu di malammu
mentari akan redup di siangku
kalau bunga layu di tangkaiku
daun akan kuncup di rantingmu
kalau pulaumu merapat ke daratanku
hulumu akan mendekat ke muaraku
Kalau kau angin luka
akulah bukit pasir tempat kau
membaringkan lara
kalau aku ombak gundah
kaulah beting pasir tempat aku menggulingkan gulana
kalau tiba musim gelora
di manakah pula
angin dan ombak hendak bermanja?
Jika ada sebuah taman
biarlah aku menjadi bangku
dan kaulah itu serumpun bambu
tumbuh rendang meneduhiku
kalau ada sebuah tasik
kaulah perahu kecil
berlabuh tenang di tambatanku
apakala tiba waktu senja
lembayung indah itu
kita yang mewarnakannya.
mentari akan redup di siangku
kalau bunga layu di tangkaiku
daun akan kuncup di rantingmu
kalau pulaumu merapat ke daratanku
hulumu akan mendekat ke muaraku
Kalau kau angin luka
akulah bukit pasir tempat kau
membaringkan lara
kalau aku ombak gundah
kaulah beting pasir tempat aku menggulingkan gulana
kalau tiba musim gelora
di manakah pula
angin dan ombak hendak bermanja?
Jika ada sebuah taman
biarlah aku menjadi bangku
dan kaulah itu serumpun bambu
tumbuh rendang meneduhiku
kalau ada sebuah tasik
kaulah perahu kecil
berlabuh tenang di tambatanku
apakala tiba waktu senja
lembayung indah itu
kita yang mewarnakannya.
Tuesday, June 23, 2009
kangEn
senyum mu yg slalu ku ingat
wajah mu yg bulat
bibir mu yg mengoda
& rambut mu yg menawan
seakan slalu ku bawa ke mimpi
setiap hari
setiap detik
setiap ku berlari
ingin ku bertemu lagi
dengan kau kekasih
pujaan hati
idaman tiap lelaki
ku tahu kau juga merindu ku
menutup mata & menahan pilu
biarkan ku di sini dulu
tuk mencari sesuatu
nanti kan lah kedatangan ku
ku kan datang kepadamu
jangan terlalu menghawatirkan ku
karna ku pasti akan kembali kepadamu
wajah mu yg bulat
bibir mu yg mengoda
& rambut mu yg menawan
seakan slalu ku bawa ke mimpi
setiap hari
setiap detik
setiap ku berlari
ingin ku bertemu lagi
dengan kau kekasih
pujaan hati
idaman tiap lelaki
ku tahu kau juga merindu ku
menutup mata & menahan pilu
biarkan ku di sini dulu
tuk mencari sesuatu
nanti kan lah kedatangan ku
ku kan datang kepadamu
jangan terlalu menghawatirkan ku
karna ku pasti akan kembali kepadamu
Penantian
matahari menyinari kamar ini
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi
ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku
ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi
menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki
telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku
ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian mu
krn ku sayang kepada mu
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi
ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku
ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi
menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki
telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku
ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian mu
krn ku sayang kepada mu
saat mengarungi samudera dengan perahu cinta
Saat, keinginan berlayar tak tertahan
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan
Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata
Dan....
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian
Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan
Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata
Dan....
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian
Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang
Subscribe to:
Posts (Atom)